- Details
- Written by: Desmond Wira
- Category: Trading
Setiap trader tentunya sudah mengenal Analisis Teknikal. Banyak trader yang percaya bahwa Analisis Teknikal berfungsi untuk memprediksi arah pergerakan harga. Benarkah faktanya demikian?

- Details
- Written by: Desmond Wira
- Category: Trading
Pasar itu penuh ketidakpastian. Tidak ada yang tahu persis pasar akan bergerak ke mana. Ketika membuka posisi trading, kita tidak tahu kemana harga akan bergerak. Walaupun dari analisis, mungkin sudah terdeteksi trend yang sedang berlangsung, tetapi kita tidak tahu trend tersebut masih akan berlangsung atau justru akan berakhir. Bisa jadi trading yang dilakukan malah menjadi rugi. Bila dibiarkan, kerugian bisa membesar. Karena itu sebaiknya kita membatasi kerugian yang terjadi seminimal mungkin. Ada 3 cara untuk membatasi kerugian dalam trading, yaitu melakukan Cut Loss, Stop Loss dan Trailing Stop. Baca artikel ini selengkapnya untuk mengetahui kegunaan dan karakteristik masing-masing.

- Details
- Written by: Desmond Wira
- Category: Trading
Ada banyak sekali pilihan time frame untuk trading, mulai dari M1, M5, M15, M30, H1, H4, D1, W1, dan M1. Permasalahan yang sering dihadapi oleh trader pemula adalah memilih time frame untuk trading. Mereka sering bingung. Time frame mana paling menguntungkan? Time frame mana yang sebaiknya dipilih? Baca artikel ini untuk mengetahui jawabannya.

- Details
- Written by: Desmond Wira
- Category: Trading
Setiap orang memiliki keunikan masing-masing, mulai dari kepribadian, bakat dan preferensinya. Hal yang sama juga terjadi pada trading, baik saham, forex, emas, indeks atau lainnya. Pendekatan trading masing-masing orang bisa berbeda satu sama lain. Ada yang trading lebih agresif, yang lain lebih suka trading santai. Setiap trader adalah unik, sehingga sebaiknya memiliki gaya trading masing-masing. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan gaya trading? Apa saja gaya trading tersebut?


