Saat pasar saham turun tajam, dan kemudian rebound, banyak trader yang dengan semangat ikut masuk pasar. Harapannya untung besar. Tapi perlu diingat, bahwa rebound yang terjadi belum tentu beneran, bisa jadi tipu-tipu. Ada istilah yang perlu dikenal oleh para pelaku pasar, yaitu Dead Cat Bounce. Apa artinya? Bagaimana mengenalinya?

Sistem Trading

Apa Itu Dead Cat Bounce?

Dead Cat Bounce atau sering disingkat DBC adalah istilah yang merujuk pada kenaikan sementara indeks atau harga saham di tengah fase penurunan. Dead Cat Bounce hanyalah rally sementara yang tidak mengindikasikan reversal dari fase downtrend. Setelah terjadi Dead Cat Bounce, harga kembali turun.

Istilah dead cat bounce berasal dari pemahaman: kalau sudah jatuh dari tempat yang sangat tinggi, bahkan kucing matipun bisa memantul.

 

Contoh Dead Cat Bounce

Saat IHSG jatuh karena Covid-19 di tahun 2020, sempat terjadi Dead Cat Bounce, lalu anjlok kembali.

Sistem Trading

 

Apa Risiko Dead Cat Bounce?

Dead Cat Bounce sering disebut sebagai "sucker's rally." Artinya ia akan menjebak "trader bodoh" yang tidak waspada. Risikonya tentu saja, setelah Dead Cat Bounce ada penurunan lebih lanjut dan sering kali lebih tajam.

 

Apa Penyebab Dead Cat Bounce?

Dead Cat Bounce biasanya disebabkan beberapa hal:

  1. Ada pelaku pasar yang melakukan cover short (ambil untung posisi sell)
  2. Sebagian pelaku pasar merasa market sudah turun cukup dalam dan melakukan pembelian.
  3. Sebagian investor melakukan pembelian karena mendapati saham yang oversold (dianggap murah)

 

Bagaimana Mendeteksi Dead Cat Bounce?

Sulit untuk menentukan apakah kenaikan di pasar adalah Dead Cat Bounce atau atau pembalikan arah beneran. Karena pada dasarnya pasar memang sulit diprediksi. Tetapi ada beberapa hal yang bisa diperhatikan untuk mendeteksi Dead Cat Bounce:

  1. Kenaikan temporer biasanya tidak terlalu tajam. Agak melandai
  2. Volume transaksi biasanya lebih rendah dari biasanya, karena sentimen pelaku pasar masih negatif, baru sedikit pelaku pasar yang mau membeli

 

Kesimpulan

Pasar yang sedang downtrend memang tidak menyenangkan. Pasar akan mempermainkan emosi Anda dengan menggoda untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek. Anda dapat merasa terdorong untuk masuk, dan ternyata kecele. Jika Anda seorang trader, kuncinya adalah mencari tahu perbedaan antara dead cat bounce dan pembalikan arah beneran.

Semoga artikel ini menginspirasi.

Connect With Us

Desmond WiraDesmond Wira, pendiri JurusCUAN.com
WA / Telegram +62-818-890-848

TwitterFacebookInstagram

Layanan

Training Saham Forex EmasTRAINING
Belajar trading dan investasi lewat training offline dan online
Read more...

Promo

Buka Rekening ForexBUKA REKENING FOREX
Buka Rekening Forex dan dapatkan GRATIS Rekomendasi Forex setiap hari
Read more...