Hanya Gunakan Uang Dingin Untuk Trading

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Belakangan saya sering menerima kontak dari trader yang curhat. Mereka mengatakan habis rugi besar dari trading dan celakanya uang yang dipakai untuk trading adalah uang pinjaman. Seharusnya hanya gunakan uang dingin atau idle money untuk trading. Apa yang dimaksud uang dingin? Mengapa harus uang dingin?

Hanya Gunakan Uang Dingin Untuk Trading

Salah satu contoh penggunaan uang panas untuk trading. Trader tersebut menggunakan uang pinjaman keluarga untuk trading, malah rugi besar hingga miliaran rupiah.

Menggunakan uang panas untuk trading forex

 

Contoh lain tentang trader yang menggunakan uang panas untuk trading. Secara nominal tidak besar, tapi endingnya sama, yaitu rugi.

Menggunakan uang panas untuk trading option

 

Apa yang dimaksud dengan uang dingin?
Uang dingin atau idle money (dana menganggur) adalah uang yang tidak dimaksudkan untuk keperluan tertentu atau mendesak. Artinya di luar dana kebutuhan sehari-hari, asuransi, dana darurat, uang pendidikan anak, uang cicilan rumah, dan lain sebagainya. Uang pinjaman termasuk dari kartu kredit juga bukan uang dingin. Artinya seluruh uang yang digunakan untuk trading memang dimaksudkan untuk trading.

Mengapa trading dengan uang dingin?
Ada beberapa alasan mengapa kita sebaiknya trading menggunakan uang dingin:

  • Dari sisi risiko. Banyak orang berpikir untuk meminjam uang, pakai buat trading, nanti profitnya dipakai untuk membayar pinjaman. Ini sangat berbahaya. Trading adalah kegiatan berisiko tinggi, baik trading saham, forex, emas, indeks, kripto, atau lainnya. Risiko gagal dan uang ludes sangat tinggi kalau tidak hati-hati. Belum tentu trading akan menghasilkan profit.
  • Dari sisi Psikologi Trading. Tujuannya adalah supaya kita tetap tenang dalam trading. Uang panas yang digunakan dalam trading akan memberi tambahan beban emosional bagi trader.
  • Dari sisi keuangan keluarga. Jika trading gagal, tidak akan terlalu mengganggu kondisi keuangan keluarga jika menggunakan uang dingin.

 

Karena itu saya selalu menyarankan hanya menggunakan uang dingin untuk trading saham, forex, emas atau lainnya.

Jangan gunakan uang panas untuk trading, apalagi uang pinjaman.

Semoga menginspirasi

oleh
Desmond Wira
http://www.juruscuan.com