User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Banyak trader mengira bahwa jumlah dana yang minim menjadi penyebab hasil tradingnya belum sesuai harapan. Mereka berpikir kalau dananya lebih banyak, trading akan menjadi lebih mudah. Benarkah demikian?

Pakai Dana Lebih Besar, Investasi Saham Jadi Lebih Mudah?

Dana lebih besar memang menjadikan pilihan trading menjadi lebih luas. Misalnya di trading saham, dana yang besar memungkinkan kita membeli saham yang nominal harganya besar seperti BBCA atau GGRM. Dana berlebih bisa juga membuat trader melakukan averaging dengan lebih leluasa.

Tapi kelebihan dana besar dalam trading ya cuma itu. Dalam konteks mencari profit, menggunakan uang lebih banyak tidak otomatis berarti menjadikan trading menjadi lebih mudah.

Justru semakin besar dana yang digunakan untuk trading, tekanan psikologis juga makin besar. Bila melakukan kesalahan, kerugian yang terjadi secara nominal juga makin besar. Mengelola dana besar juga punya kerepotan sendiri. Manajemen uangnya sangat berbeda. Manajemen risikonya juga biasanya lebih ribet. Hal inilah yang menyebabkan menggunakan dana besar tidak otomatis menjadikan trading menjadi lebih mudah. Menggunakan uang lebih banyak, tidak otomatis menjadikan Anda seorang trader yang lebih baik.

Maka dari itu, biasanya semakin besar jumlah dana yang digunakan umumnya secara persentase return yang didapatkan justru cenderung lebih kecil.

Jika tidak bisa trading menggunakan uang Rp 10 juta dengan baik, Anda juga tidak akan bisa trading menggunakan uang Rp 100 juta, atau bahkan Rp 1 miliar, dengan baik.

Jika tidak bisa trading menggunakan uang Rp 10 juta dengan baik

Yang sering terjadi adalah trader kena margin call, lalu deposit dana lagi lebih besar, dengan harapan tradingnya lebih mudah. Akhirnya sama saja, kena marjin call lagi.

Yang menjadikan seseorang menjadi trader yang lebih baik bukanlah jumlah dana. Tapi kemauan untuk belajar.

Mulailah trading, baik saham, forex, emas, atau lainnya dengan dana kecil dulu. Lalu bertahap baru tambah seiring penambahan pengetahuan, skill dan pengalaman.

Mulai trading langsung dengan dana besar, apalagi pakai uang panas, tanpa dilengkapi pengetahuan, skill dan pengalaman, sama saja dengan bunuh diri.

Ibaratnya orang kerempeng bertanding tinju, pertama kali tanding langsung lawan petinju kelas berat, jauh lebih banyak KO daripada menangnya.