Bangkit dari Kerugian Besar dalam Trading

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Kerugian bisa dialami oleh setiap trader di sepanjang karirnya termasuk kerugian besar setelah cut loss yang mengakibatkan hilangnya sebagian besar modal. Entah itu karena pasar yang tiba-tiba berubah atau karena faktor internal diri sendiri yang tidak disiplin dan terlalu agresif dalam trading. Yang perlu dilakukan adalah bangkit dari keterpurukan. Bagaimana bangkit kembali setelah kerugian besar tidak rumit; hanya langkah-langkah sederhana yang perlu diperlukan. Yang sulit adalah memperbaiki kerusakan mental yang terjadi, terutama kerusakan kepercayaan diri.

Bangkit dari Kerugian Besar dalam Trading

Kerugian Besar Dalam Trading Bisa Terjadi
Para trader legendaris dunia pun pernah mengalami kerugian besar. Misalnya Jesse Livermore, George Soros. Salah satu perbedaan utama antara trader sukses dan yang gagal adalah bagaimana mereka menangani kerugian trading. Trader sukses menggunakan kerugian sebagai kesempatan untuk belajar dan meningkatkan skill trading mereka. Kerugian - terutama yang substansial - dapat menjadi peluang untuk menjadi trader yang lebih terampil. Seorang trader biasanya baru mau mawas diri dan belajar setelah mengalami shock akibat kerugian besar.

 

Bagaimana Reaksi Kita Terhadap Kerugian Besar
Seberapapun besarnya kerugian, bagaimana kita bereaksi terhadap kerugian tersebut lebih penting daripada nilai nominal kerugian itu sendiri. Beberapa orang menyangkal diri sendiri dan tetap trading untuk mengembalikan kerugian. Dapat ditebak, biasanya ia berakhir rugi lebih besar lagi. Sebagian lain mau belajar dan mencoba untuk "trading lebih baik lagi "

 

Bagi Anda yang mau belajar dari kerugian besar, dan menjadi trader yang lebih baik lagi. Berikut adalah beberapa langkah untuk belajar dan bangkit kembali dari kerugian besar dalam trading:

1. MENERIMA TANGGUNG JAWAB
Anda membuat kerugian, pastikan untuk menerimanya. Jangan menyangkal atau menyalahkan siapapun, termasuk pasar, bandar atau keadaan. Selalu ada banyak alasan, tetapi sebagai trader, kita harus menerima semua risiko, bahwa kita bertanggung jawab atas apa pun yang terjadi dengan trading kita. Tidak ada yang memaksa Anda untuk mengambil posisi trading tertentu juga kan? Dengan bertanggung jawab, artinya Anda juga siap untuk berubah dan melakukan trading selanjutnya dengan lebih baik.

 

2. BERHENTI TRADING SEJENAK
Ketika Anda baru saja mengalami kerugian besar, Anda tidak berada di dalam kondisi mental untuk membuat keputusan yang tepat. Ketika Anda kembali trading, biasanya emosi yang belum stabil bisa merugikan. Jika demikian, bisa jadi Anda malah rugi lebih besar. Ambil istirahat sejenak, mungkin beberapa hari. Sama sekali tidak trading.

 

3. MENCARI APA YANG SALAH DARI TRADING SEBELUMNYA
Saat berhenti trading sejenak, gunakan kesempatan tersebut untuk mencari tahu apa yang salah. Di mana trading tidak berjalan dengan baik? Apakah Anda saat itu secara mental sebaik baik atau buruk? Apakah Anda disiplin menjalankan sistem trading? Apakah Anda terlalu agresif ? Dan sebagainya.

 

4. BUAT RENCANA UNTUK TRADING SELANJUTNYA
Setelah kerugian besar, kembalilah ke dasar-dasar trading. Fokus pada sistem trading yang telah dibuat. Revisi sistem trading, supaya kesalahan yang telah terjadi sebelumnya tidak terjadi lagi. Catat semua hal yang perlu dilakukan dan tidak perlu dilakukan saat trading. Kalau perlu tulis di kertas dan tempelkan di dekat meja kerja Anda.

 

5. MULAI LAGI DENGAN MODAL KECIL
Ketika mulai trading lagi, Anda kemungkinan masih berada di dalam kondisi mental yang rapuh, kepercayaan diri yang rendah. Mulai dengan modal kecil untuk mengembangkan kepercayaan diri yang sehat dari waktu ke waktu dengan membangun sistem trading Anda. Banyak trader yang mencoba kembali trading setelah mengalami kerugian besar justru dengan modal semakin besar, padahal mereka belum siap secara mental. Mereka akhirnya kehilangan lebih banyak uang. Banyak trader mengulangi siklus ini dan tidak pernah pulih akunnya.

 

6. NAIKKAN MODAL BERTAHAP
Perlahan-lahan naikkan modal bertahap seiring kepercayaan diri yang mulai pulih. Kepercayaan diri tumbuh seiring melihat hasil positif yang berasal dari trading yang berhasil.

 

7. SABAR
Sangat menjengkelkan untuk memulai kembali trading dengan modal lebih kecil dari sebelumnya, tetapi itu untuk yang terbaik. Banyak orang kembali trading dengan tujuan salah, yaitu untuk secepatnya mengembalikan kerugian yang hilang sebelumnya. Alhasil, bukannya mengembalikan kerugian, tapi malah trading semakin rugi karena ingin balas dendam pada pasar. Trading yang baik adalah secara konsisten mendapatkan keuntungan bukan dengan cara karbitan.

Langkah-Langkah Bangkit dari Kerugian Besar dalam Trading

 

KESIMPULAN:
Richard Dennis, sang Turtle Trader pernah mengatakan: I learned to avoid trying to catch up or double up to recoup losses. I also learned that a certain amount of loss will affect your judgement, so you have to put some time between that loss and the next trade.

Jika mengalami kerugian yang besar, Anda perlu berhenti sejenak, lalu menggunakan kesempatan tersebut memperbaiki diri, sebelum mulai trading lagi. Semuanya diperlukan untuk bisa trading lebih baik lagi

Semoga tulisan ini menginspirasi

regards
Desmond Wira
http://www.juruscuan.com