Jangan Sampai Living For Trading

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Jika ditanya apakah ingin sukses Trading For Living, pasti semua trader menjawab ya. Tapi tanpa disadari banyak trader justru mengalami sebaliknya. Ia menjadi Living For Trading, bukannya Trading For Living. Keduanya sangat jauh berbeda. Apa itu Living For Trading? Bagaimana cirinya?

Jangan Sampai Living For Trading

Trading for living adalah sebutan bagi seseorang yang mengandalkan hasil trading untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Umumnya trader tersebut adalah trader full time, tidak memiliki pekerjaan lain selain trading. Jadi pendapatan utamanya adalah dari hasil trading.

Alih-alih Trading For Living, ternyata justru lebih banyak trader yang menjadi Living For Trading. Uang, tenaga, pikiran dan waktunya menjadi tercurahkan hanya untuk trading. Atau dengan kata lain menjadi budak trading. Berikut adalah ciri-ciri trader yang terjebak menjadi Living For Trading:

1. Kecanduan trading
Orang yang kecanduan trading biasanya ingin trading terus, tidak peduli untung atau rugi. Waktu, tenaga dan pikirannya hanya untuk trading. Biasanya trader yang kecanduan trading, waktu market tutup sangat uring-uringan. Apapun kondisi marketnya, biasanya setiap hari dan setiap saat merasa "harus" trading.

2. Sering deposit, tapi jarang withdraw
Setelah kecanduan trading, tetap belum bisa profit secara konsisten. Semakin rugi, ia malah semakin penasaran. Alhasil makin banyak deposit dana. Tapi jarang withdraw. Uang tabungan, gajinya semakin habis untuk "membiayai" trading.

Jika Anda memiliki gejala seperti di atas, disarankan berhenti trading dulu. Review kembali trading Anda. Jangan sampai niat baik Anda trading, yaitu mendapatkan penghasilan tambahan menjadi berantakan. Jangan sampai menjadi Living For Trading. Biasanya ada yang salah dengan cara trading Anda. Belajar kembali dari buku trading. Juga disarankan baca Langkah-Langkah Menjadi Trader Yang Menghasilkan Profit

oleh
Desmond Wira
http://www.juruscuan.com