Sentuhan Raja Midas Di Pasar Saham

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Kita semua mungkin pernah mendengar kisah tentang seorang raja bernama Midas. Cerita tersebut berkisah tentang seorang raja yang diberi kemampuan menjadikan semua benda yang disentuhnya menjadi emas. Tidak hanya di dunia dongeng, banyak investor atau trader yang merasa menjadi Raja Midas di pasar saham. Apakah mereka benar-benar memiliki sentuhan ajaib yang bisa memberikan profit luar biasa?

Di saat pasar saham bullish, banyak investor atau trader yang merasa "sakti". Setiap membeli saham, ia merasa pilihannya selalu tepat, karena harga saham tersebut lalu melejit. Dengan mudah ia mendapatkan profit dari hari ke hari. Ia merasa memiliki keahlian untuk melakukan investasi atau trading saham. Seperti di dalam dunia gambling, ia merasa memiliki "God Hand". Semuanya serasa begitu mudah. Sambil merem pilih saham pun, pasti naik harganya. Bagaikan Raja Midas, ia merasa di awang-awang. Saat itu terjadi, banyak orang merasa yakin ingin keluar dari pekerjaan kantorannya dan menggantikannya dengan pasar saham sebagai mata pencaharian (Trading For Living atau Investing For Living).

Padahal mungkin saja keahliannya menciptakan profit tersebut hanyalah ilusi psikologis belaka. Di saat pasar saham bullish, kecenderungannya memang lebih mudah menghasilkan profit dari pada saat pasar saham bearish. Bahkan ada anekdot yang mengatakan, "even the monkey can make money in bullish stock market". Bukan kita yang lebih pandai mengendalikan perahu, tetapi lautnya (market) yang sedang tenang. Masalahnya, secara psikologis hal ini akan mempengaruhi investor.

Investor atau trader yang merasa menjadi Raja Midas di pasar saham, akan cenderung terlalu percaya diri (overconfidence). Saat ia tidak menyadari kondisi pasar mulai berubah, saat itulah malapetaka muncul. Saat ia mulai rugi karena perubahan kondisi pasar, biasanya ia masih "ngotot" kemampuannya masih bertuah. Sehingga malah makin agresif, hanya untuk membuktikan ia masih mempunyai sentuhan ajaib. Akhirnya saat pasar benar-benar bearish dan nyangkut, saat itulah ia baru menyadari bahwa ia tidak memiliki sentuhan ajaib tersebut.

Tidak ada pesta yang tidak akan usai. Demikian juga dengan kenaikan di pasar saham. Cepat atau lambat pesta akan usai. Saat pasar bergolak, saat itulah ujian yang sebenarnya. Apakah Anda benar-benar memiliki sentuhan Raja Midas di pasar saham atau hanya ilusi semata.

oleh
Desmond Wira
http://www.juruscuan.com