4 Tanda Salah Posisi Trading

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Keinginan setiap trader tentu saja mendapatkan profit dari setiap trading yang dilakukannya. Tetapi, tidak semua trading yang dilakukan akan membuahkan profit. Ada kalanya harga tidak bergerak sesuai keinginan dan akhirnya rugi. Sebenarnya ada tanda-tanda tertentu yang mengindikasikan bahwa trading yang kita lakukan salah posisi dan berpotensi berakhir rugi, bahkan kalau dibiarkan berpotensi rugi lebih besar. Jika bisa mencermati tanda-tanda ini kita dapat menutup posisi lebih awal dan terhindar dari kerugian lebih besar.

4 Tanda Salah Posisi Trading

Terlambat Masuk Pasar Karena FOJI (Fear of Joining In)

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

FOJI (Fear Of Joining In) adalah kebalikan dari FOMO (Fear Of Missing Out). Pada FOMO, trader berani bahkan nekat untuk masuk ke pasar walaupun harga sudah rally demikian kuat. Sebaliknya pada FOJI, trader takut untuk masuk ke pasar, walaupun sudah ada konfirmasi sinyal dari sistem tradingnya. FOJI bisa merugikan trader, karena bisa menyebabkan ketinggalan momen untuk masuk ke pasar.

Terlambat Masuk Pasar Karena FOJI (Fear of Joining In)

Menjadi Trader Hoki

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive

Apa rahasia para trader sukses? Apakah Anda sering bertanya-tanya apakah "trader yang sukses adalah orang yang sangat beruntung"? Jawabannya adalah YA, mereka adalah trader yang beruntung (hoki). Tetapi apa yang tidak Anda ketahui adalah bahwa mereka menciptakan "keberuntungan" mereka sendiri. Karena, orang yang menganggap dirinya beruntung memang cenderung menunjukkan ciri-ciri tertentu. Cari tahu di sini dan bagaimana Anda bisa menjadi trader yang hoki juga.

Menjadi trader hoki

Belajar Trading Dari John Paulson

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

John Alfred Paulson adalah seorang investor dan manajer hedge fund terkemuka. Dia memimpin Paulson & Co., perusahaan manajemen investasi yang berbasis di New York. Dia disebut sebagai "salah satu nama paling menonjol di bidang keuangan" dan "seseorang yang telah membuat salah satu kekayaan terbesar dalam sejarah Wall Street". Paulson menjadi terkenal di dunia pada tahun 2007 setelah berhasil memanfaatkan krisis subprime mortgage dan memperoleh "hampir $ 4 miliar" ke kantongnya pribadi.