Pasar Saham Turun Tajam Hingga 5288, Potensi Rebound Terbatas

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Pada minggu lalu, pasar saham turun tajam seiring sentimen negatif Coronavirus (Covid-19). Sempat turun tajam hingga 5.288, namun akhirnya berhasil mengurangi penurunan dan ditutup di level 5.452. Terhitung turun tajam dibanding penutupan minggu lalu di l 5.882. Secara teknikal IHSG masuk fase downtrend dalam jangka pendek. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Akankah IHSG mampu menguat atau malah terkoreksi kembali? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Jumat 28 Februari 2020

Analisis Pasar Saham IHSG 2 Maret 2020

 

KONDISI PASAR SAHAM SAAT INI

IHSG terlihat bergerak turun. MACD di bawah signal, di area negatif. RSI terlihat bergerak turun. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG berada pada fase downtrend dalam jangka pendek.

Sementara bursa saham AS terkoreksi tajam di minggu lalu. Indeks Dow Jones berada di level 25.409, turun tajam dibanding penutupan minggu sebelumnya di 28.992. Sedangkan indeks S&P500 terakhir di level 2.954, melemah dibanding penutupan sebelumnya di 3.337. Pelemahan bursa saham AS didorong kekhawatiran dampak ekonomi Coronavirus (Covid-19).

Minggu ini cukup banyak data dan kejadian ekonomi penting. Yang akan menjadi perhatian investor adalah data pekerjaan AS. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi dalam minggu ini:

  1. Senin 2 Maret 2020 : Data manufaktur China, AS
  2. Selasa 3 Maret 2020 : Data ijin bangunan Australia, Suku bunga Australia
  3. Rabu 4 Maret 2020 : Data GDP Australia, Data pekerjaan AS (ADP Non-Farm), Suku bunga Kanada, Data sektor jasa AS
  4. Kamis 5 Maret 2020 : Data perdagangan Australia, Meeting OPEC, Pernyataan Gub BOE Carney, Pernyataan Gub BOC Poloz
  5. Jumat 6 Maret 2020 : Data ritel Australia, Data pekerjaan Kananda, Data pekerjaan AS

Menurut saya, IHSG dalam minggu ini kemungkinan bergerak dalam pola konsolidasi cenderung turun. Candle IHSG terakhir cukup cantik. Kemungkinan ada potensi rebound. Ada tidaknya rebound akan kita lihat dalam beberapa hari mendatang.

Tetapi kalaupun ada rebound, sifatnya terbatas. Pergerakan IHSG berada dalam range trading 5288-5600.

Perhatikan level support 5288, jika tembus ke bawah IHSG berpotensi ada pelemahan lanjutan.

Sementara sentimen negatif coronavirus terutama dampaknya pada ekonomi dunia berpotensi masih membayangi pergerakan pasar saham di minggu depan. Data manufaktur dari China akan menjadi petunjuk bagaimana dampak Coronavirus pada ekonomi.

Penyebaran Coronavirus terlihat melambat di China, tapi di luar China justru makin meningkat. Misalnya di Iran, Korea Selatan, Italia. Di Amerika Serikat juga mulai terlihat tanda-tanda penyebaran yang cukup mengkhawatirkan yaitu penyebaran di penduduk lokal yang tidak ada histori perjalanan luar negeri. Kepanikan akibat Coronavirus bisa menjadi ganjalan bagi pasar saham dunia. Potensi rebound kemungkinan akan redup jika kekhawatiran Coronavirus masih kuat.

Support IHSG di 5288, resistance 5600

Disarankan untuk safe trading

 

REKOMENDASI UMUM

  • Rekomendasi bagi trader saham: SHORT TERM TRADING
    IHSG di fase downtrend dalam jangka pendek. Bisa trading jangka pendek pada saham-saham tertentu. Tetap safe trading.
  • Rekomendasi bagi investor saham: SELL
    Dalam jangka menengah IHSG terlihat masih downtrend, disarankan mengurangi kepemilikan saham

Rekomendasi di atas adalah rekomendasi umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.